14-11-2006 :
Ketua BPK Anwar Nasution yang juga mantan Deputi Senior Gubernur BI melaporkan kasus aliran dana BI dari YPPI senilai Rp 100 miliar ke KPK.
Inti laporan itu adalah, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang juga dihadiri Gubernur BI Burhanuddin Abdullah pada 3 Juni 2003 memutuskan meminta YPPI menyiapkan dana Rp 100 miliar untuk dua keperluan.
Pertama, Rp 68,5 miliar untuk membantu proses hukum kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang melibatkan mantan dewan gubernur dan mantan direksi BI, antara lain mantan Gubernur BI J. Soedradjad Djiwandono.
Kedua, Rp 31,5 miliar untuk anggota Komisi IX DPR periode 1999 – 2004 guna pembahasan dan diseminasi sejumlah undang-undang tentang BI.
Hasil audit BPK menyebutkan dana untuk Komisi IX tersebut dicairkan melalui tujuh cek.
September 2007 :
Hampir setahun setelah laporan BPK itu masuk, KPK lalu mengeluarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan (SPDP).
Selanjutnya, dimulailah pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat dan mantan pejabat BI yang diduga mengetahui aliran dana itu.
25-1-2008 :
Gubernur BI Burhanuddin Abdullah, Direktur Hukum BI Oey Hoey Tiong dan mantan Kepala Biro Gubernur BI Rusli Simanjuntak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Selanjutnya, mereka menjalani persidangan sebagai terdakwa di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi.
10-4-2008 :
KPK menetapkan Wakil Gubernur Jambi Antony Zeidra Abidin dan anggota DPR Hamka Yandhu (keduanya mantan anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Golkar) sebagai tersangka.
Kini mereka sedang menjalani persidangan di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi sebagai terdakwa.
29-10-2008 :
Majelis Hakim Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi memvonis Burhanuddin Abdullah dengan 5 tahun penjara. Burhanuddin menilai vonis itu tidak adil, dan pihaknya akan melakukan perlawanan hukum. Pada saat bersamaan, KPK mengumumkan empat mantan Deputi Gubernur BI, yaitu Aulia Pohan, Bun Bunan Hutapea, Aslim Tadjuddin dan Maman Soemantri sebagai tersangka kasus yang sama.
12-11-2008 :
Majelis Hakim Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi memvonis Oey Hoey Tiong dan Rusli Simanjuntak masing-masing dengan 4 tahun penjara.
(Sumber : Bisnis Indonesia).
WELCOME TO SNIPER DEPOK CLUB BLOG
Terimakasih anda telah berkunjung ke blog kami.
Blog SNIPER Club berisi 8 kolom informasi yang disebut "Pojok." Ada Pojok Pengumuman, Pojok Renungan, Pojok Mejeng, Pojok Ngocol, Pojok Anti Crime, Pojok Sehat, Pojok Ekubank dan Pojok Tunggangan.
Pojok-Pojok itu tidak hanya bisa dibaca, bro and sis serta pengunjung Blog juga dapat mengirimkan tulisannya ke kolom tersebut karena Blog ini terbuka untuk umum dalam mengungkapkan buah pemikiran.
Tak ada gading yang tak retak, kami tetap perlu komentar dan masukan positif dari para pengunjung yang terhormat, demi makin baiknya contents maupun tampilan blog Sniper Club.
Salam SNIPER
Blog SNIPER Club berisi 8 kolom informasi yang disebut "Pojok." Ada Pojok Pengumuman, Pojok Renungan, Pojok Mejeng, Pojok Ngocol, Pojok Anti Crime, Pojok Sehat, Pojok Ekubank dan Pojok Tunggangan.
Pojok-Pojok itu tidak hanya bisa dibaca, bro and sis serta pengunjung Blog juga dapat mengirimkan tulisannya ke kolom tersebut karena Blog ini terbuka untuk umum dalam mengungkapkan buah pemikiran.
Tak ada gading yang tak retak, kami tetap perlu komentar dan masukan positif dari para pengunjung yang terhormat, demi makin baiknya contents maupun tampilan blog Sniper Club.
Salam SNIPER
28 November 2008
Empat Istri Dalam Kehidupan
Seorang lelaki tua renta, sedang terbaring sakit di salah satu ruangan sebuah rumah sakit mewah. Ia dikelilingi oleh 4 orang istrinya. Hari itu, si laki-laki ini hendak mengutarakan sebuah wasiat, sebelum pergi meninggalkan dunia.
Mungkin bermaksud untuk berbeda dengan orang lain, pak tua ini punya keinginan untuk ditemani oleh salah satu istrinya ke alam baka. Ia menanyakan kesediaan para istrinya, untuk menemaninya menghadap Tuhan.
Ia memulai keinginannya, dengan bertanya kepada istri keempat. "Wahai istriku yang cantik. Aku sudah tua. Sebentar lagi malaikat maut akan menjemputku. Aku ingin sekali ditemani ketika menghadap Tuhanku. Maukah kau ikut bersamaku?"
Dengan nada berang, si istri keempat, yang paling muda, paling cantik, paling banyak menghabiskan waktu dan energi pak tua di luar dan di dalam rumah, sekaligus juga paling banyak menghabiskan uang, mengatakan :
"Kalau bapak ingin pergi ke luar negeri, saya pasti ikut. Kalau bapak ingin ke pesta, saya pasti ikut. Tapi maaf saja. Kalau ke alam kematian, nanti dulu ah. Mati kok ngajak-ngajak! Pergi aja sendiri!"
Dengan hati bagai diiris sembilu, pak tua kemudian bertanya lagi pada istri yang ketiga. Ia bertanya dengan pertanyaan yang sama.
"Istriku yang ketiga. Sebentar lagi, malaikat maut akan menjemputku. Bersediakah kau untuk ikut bersamaku?"
Dengan suara yang lebih lembut, istri ketiga pak tua menjawab :
"Maafkan saya, pak. Saya hanya akan menemani bapak di sini saja. Begitu ajal menjemput bapak, sampai di situ lah tugas saya menemani bapak."
Dengan hati yang semakin hancur, pak tua menoleh ke arah istri kedua. "Bagaimana istriku yang kedua. Maukah kau menemaniku ke alam baka?". Inilah kata-kata yang keluar dari mulut istri keduanya :"Maafkan saya, suamiku tercinta. Aku akan menemanimu di sini, sampai ajal
menjemput. Dan jika kau sudah meninggal, menjadi tugasku pula untuk mengantar jenazahmu ke tempat pemakaman. Setelah itu, selesai tugasku sebagai istri, dan aku akan melanjutkan kehidupanku sendiri."
Tidak ada pilihan lain. Pak tua pun memalingkan wajahnya ke arah istri pertama. Tampak lah wajah yang sangat tua, penuh keriput dan sudah pudar kecantikannya. Inilah istri yang paling lama merasakan kesusahan bersamanya. Paling sedikit dapat nafkah lahir dan bathin. Paling sedikit dapat jatah uang tetapi paling sering jadi sasaran kemarahan.
"Bagaimana istri pertamaku? Ketiga istriku yang lain tidak bersedia menemaniku menghadap Tuhan. Alangkah hancurnya hatiku, jika kau pun tidak bersedia menemaniku. Rasanya, tidak berguna segala yang sudah kulakukan selama ini."
Berbeda dengan tiga istri sebelumnya, istri pertama menjawab dengan santun dan lemah lembut. "Kakanda. Apapun perlakuanmu padaku di hari-hari yang telah lalu, aku akan ikut bersamamu, kemana pun kau pergi."
Melihat kenyataan ini, pak tua kemudian berkata, "Kalau saja kutahu sejak dulu bahwa engkau lah yang akan setia menemaniku ke mana pun aku pergi, engkau lah yang paling aku perhatikan. Engkau lah yang paling kuutamakan perawatannya, melebihi ketiga istriku yang lain. Kalau saja Tuhan mengizinkanku kembali ke masa muda, takkan kubiarkan engkau jadi tampak tua dan keriput seperti ini!"
Pembaca. Cerita di atas, bukanlah cerita sebenarnya. Cerita itu hanyalah cerita rekaan, yang saya tidak tahu asal-usulnya. Berbeda dengan hadits yang perlu ditelusuri sanadnya, saya merasa tidak perlu menelusuri siapa penulis pertamanya. Yang perlu saya lakukan adalah berdo'a untuk kebaikannya, karena saya memperoleh begitu banyak hikmah dari cerita ini. Cerita ini memiliki hikmah yang sangat dalam, terutama bagi saya dan mudah-mudahan juga bagi anda, yang ingin meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Setiap kita, punya 4 istri kehidupan.
Apa yang dalam cerita di atas disebut sebagai istri keempat, dalam kehidupan sehari-hari disebut sebagai harta dan tahta. Banyak manusia menghabiskan hampir seluruh waktu, tenaga dan pikirannya sepanjang hidup, untuk mendapatkan apa yang kita sebut sebagai harta dan tahta. Bahkan sebagian dari mereka, rela mengorbankan harga diri, kehormatan dan bahkan akidah, untuk mendapatkan harta yang banyak dan atau pangkat yang tinggi. Korupsi, menipu diri atau orang lain dan fenomena 'jilat atasan injak bawahan' adalah sedikit dari perilaku manusia pencari harta dan tahta. Sayangnya, di akhir kematian, harta dan tahta tidak akan dibawa mati. Ketika anda hidup, anda boleh punya harta dan perhiasan berlimpah, rumah indah atau mobil mewah. Tapi di dalam kehidupan, belum pernah terjadi, ada mobil BMW ikut dikubur bersama pemiliknya. Belum pernah terjadi juga,sebuah apartemen dibongkar dan kemudian reruntuhannya ditanam bersama jasad
pemiliknya. Bahkan pangkat dan jabatan seringkali sudah pergi ketika seseorang belum meninggal. Banyak pejabat yang kehilangan jabatan karena sakit yang terlalu lama.
Istri ketiga dalam cerita di atas adalah badan atau jasad kita. Badan kasar ini, juga banyak makan biaya. Harta hasil jerih payah, banyak digunakan untuk kepentingan badan kasar kita. Entah itu untuk konsumsi, membeli pakaian, kosmetik atau bahkan operasi plastik. Dan ketika seseorang meninggal, maka tugas jasad kasar yang dibiayai dengan harta yang banyak itu pun selesai. Tubuh yang diberi konsumsi makanan yang enak-enak, diberi pakaian indah, dilumuri kosmetik atau bahkan diubah bentuk supaya lebih menarik, sepertinya tidak ada gunanya karena cepat atau lambat harus jadi santapan cacing dan menyatu dengan tanah.
Istri kedua adalah orang-orang terdekat kita. Bisa suami, istri, anak, orang tua maupun sanak saudara. Manusia pun menghabiskan begitu banyak waktu, tenaga dan pikiran untuk orang-orang terdekat mereka. Sayangnya, ketika seseorang harus meninggal, orrang-orang terdekat itu hanya mengantarnya sampai ke liang kubur. Seringkali terjadi, seseorang yang kaya-raya masih sakit keras dan belum meninggal, para ahli warisnya sudah ribut memperebutkan harta warisan. Teman-teman yang ketika ia masih hidup begitu akrab dan sayang, bisa jadi adalah orang-orang yang paling keras menginjak-injak tanah kuburannya. Usai dari pemakaman, mereka pun kembali mengurus kehidupan masing-masing.
Istri pertama, sekaligus istri paling setia (baik dalam cerita tadi maupun secara umum di dunia nyata), adalah jiwa kita. Jujur saja, kita menghabiskan waktu paling sedikit untuk mengurus jiwa kita. Dalam kehidupan, sadar atau tidak, kita lebih sering menghabiskan waktu, tenaga, pikiran dan energi kita untuk mencari tahta dan harta, menghabiskan harta untuk mengurus jasad kasar maupun memberikan kesenangan bagi orang-orang terdekat kita. Padahal, jiwalah yang selalu bersedia menemani kita dalam suka dan duka.
Pantaslah ketika pak tua sampai pada akhir usianya, ia menemukan sang jiwa dalam keadaan kurus, tampak tua dan penuh keriput. Boleh jadi, karena sepanjang hidupnya, ia hanya menyisakan sedikit perhatian untuk memberi makanan bagi sang jiwa. Badan ia berikan makanan berupa empat sehat lima sempurna. Badan dirawat dengan mandi spa dan operasi plastik.
Jiwa kita, pada dasarnya juga membutuhkan makanan. Berbeda dengan jasad kasar, jiwa membutuhkan makanan yang menyehatkan dalam bentuk amal-amal kebajikan. Orang-orang yang hidup dengan amal kebajikan, adalah orang-orang yang selalu ditemani istri pertama yang sehat, muda, cantik dan bebas keriput.
Pembaca. Ada dua tipe istri pertama dalam kehidupan setiap orang. Istri pertama yang sehat, muda, cantik dan bebas keriput dan istri pertama yang tampak tua, kurus dan penuh keriput. Istri kehidupan macam apa yang anda inginkan?
Mungkin bermaksud untuk berbeda dengan orang lain, pak tua ini punya keinginan untuk ditemani oleh salah satu istrinya ke alam baka. Ia menanyakan kesediaan para istrinya, untuk menemaninya menghadap Tuhan.
Ia memulai keinginannya, dengan bertanya kepada istri keempat. "Wahai istriku yang cantik. Aku sudah tua. Sebentar lagi malaikat maut akan menjemputku. Aku ingin sekali ditemani ketika menghadap Tuhanku. Maukah kau ikut bersamaku?"
Dengan nada berang, si istri keempat, yang paling muda, paling cantik, paling banyak menghabiskan waktu dan energi pak tua di luar dan di dalam rumah, sekaligus juga paling banyak menghabiskan uang, mengatakan :
"Kalau bapak ingin pergi ke luar negeri, saya pasti ikut. Kalau bapak ingin ke pesta, saya pasti ikut. Tapi maaf saja. Kalau ke alam kematian, nanti dulu ah. Mati kok ngajak-ngajak! Pergi aja sendiri!"
Dengan hati bagai diiris sembilu, pak tua kemudian bertanya lagi pada istri yang ketiga. Ia bertanya dengan pertanyaan yang sama.
"Istriku yang ketiga. Sebentar lagi, malaikat maut akan menjemputku. Bersediakah kau untuk ikut bersamaku?"
Dengan suara yang lebih lembut, istri ketiga pak tua menjawab :
"Maafkan saya, pak. Saya hanya akan menemani bapak di sini saja. Begitu ajal menjemput bapak, sampai di situ lah tugas saya menemani bapak."
Dengan hati yang semakin hancur, pak tua menoleh ke arah istri kedua. "Bagaimana istriku yang kedua. Maukah kau menemaniku ke alam baka?". Inilah kata-kata yang keluar dari mulut istri keduanya :"Maafkan saya, suamiku tercinta. Aku akan menemanimu di sini, sampai ajal
menjemput. Dan jika kau sudah meninggal, menjadi tugasku pula untuk mengantar jenazahmu ke tempat pemakaman. Setelah itu, selesai tugasku sebagai istri, dan aku akan melanjutkan kehidupanku sendiri."
Tidak ada pilihan lain. Pak tua pun memalingkan wajahnya ke arah istri pertama. Tampak lah wajah yang sangat tua, penuh keriput dan sudah pudar kecantikannya. Inilah istri yang paling lama merasakan kesusahan bersamanya. Paling sedikit dapat nafkah lahir dan bathin. Paling sedikit dapat jatah uang tetapi paling sering jadi sasaran kemarahan.
"Bagaimana istri pertamaku? Ketiga istriku yang lain tidak bersedia menemaniku menghadap Tuhan. Alangkah hancurnya hatiku, jika kau pun tidak bersedia menemaniku. Rasanya, tidak berguna segala yang sudah kulakukan selama ini."
Berbeda dengan tiga istri sebelumnya, istri pertama menjawab dengan santun dan lemah lembut. "Kakanda. Apapun perlakuanmu padaku di hari-hari yang telah lalu, aku akan ikut bersamamu, kemana pun kau pergi."
Melihat kenyataan ini, pak tua kemudian berkata, "Kalau saja kutahu sejak dulu bahwa engkau lah yang akan setia menemaniku ke mana pun aku pergi, engkau lah yang paling aku perhatikan. Engkau lah yang paling kuutamakan perawatannya, melebihi ketiga istriku yang lain. Kalau saja Tuhan mengizinkanku kembali ke masa muda, takkan kubiarkan engkau jadi tampak tua dan keriput seperti ini!"
Pembaca. Cerita di atas, bukanlah cerita sebenarnya. Cerita itu hanyalah cerita rekaan, yang saya tidak tahu asal-usulnya. Berbeda dengan hadits yang perlu ditelusuri sanadnya, saya merasa tidak perlu menelusuri siapa penulis pertamanya. Yang perlu saya lakukan adalah berdo'a untuk kebaikannya, karena saya memperoleh begitu banyak hikmah dari cerita ini. Cerita ini memiliki hikmah yang sangat dalam, terutama bagi saya dan mudah-mudahan juga bagi anda, yang ingin meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Setiap kita, punya 4 istri kehidupan.
Apa yang dalam cerita di atas disebut sebagai istri keempat, dalam kehidupan sehari-hari disebut sebagai harta dan tahta. Banyak manusia menghabiskan hampir seluruh waktu, tenaga dan pikirannya sepanjang hidup, untuk mendapatkan apa yang kita sebut sebagai harta dan tahta. Bahkan sebagian dari mereka, rela mengorbankan harga diri, kehormatan dan bahkan akidah, untuk mendapatkan harta yang banyak dan atau pangkat yang tinggi. Korupsi, menipu diri atau orang lain dan fenomena 'jilat atasan injak bawahan' adalah sedikit dari perilaku manusia pencari harta dan tahta. Sayangnya, di akhir kematian, harta dan tahta tidak akan dibawa mati. Ketika anda hidup, anda boleh punya harta dan perhiasan berlimpah, rumah indah atau mobil mewah. Tapi di dalam kehidupan, belum pernah terjadi, ada mobil BMW ikut dikubur bersama pemiliknya. Belum pernah terjadi juga,sebuah apartemen dibongkar dan kemudian reruntuhannya ditanam bersama jasad
pemiliknya. Bahkan pangkat dan jabatan seringkali sudah pergi ketika seseorang belum meninggal. Banyak pejabat yang kehilangan jabatan karena sakit yang terlalu lama.
Istri ketiga dalam cerita di atas adalah badan atau jasad kita. Badan kasar ini, juga banyak makan biaya. Harta hasil jerih payah, banyak digunakan untuk kepentingan badan kasar kita. Entah itu untuk konsumsi, membeli pakaian, kosmetik atau bahkan operasi plastik. Dan ketika seseorang meninggal, maka tugas jasad kasar yang dibiayai dengan harta yang banyak itu pun selesai. Tubuh yang diberi konsumsi makanan yang enak-enak, diberi pakaian indah, dilumuri kosmetik atau bahkan diubah bentuk supaya lebih menarik, sepertinya tidak ada gunanya karena cepat atau lambat harus jadi santapan cacing dan menyatu dengan tanah.
Istri kedua adalah orang-orang terdekat kita. Bisa suami, istri, anak, orang tua maupun sanak saudara. Manusia pun menghabiskan begitu banyak waktu, tenaga dan pikiran untuk orang-orang terdekat mereka. Sayangnya, ketika seseorang harus meninggal, orrang-orang terdekat itu hanya mengantarnya sampai ke liang kubur. Seringkali terjadi, seseorang yang kaya-raya masih sakit keras dan belum meninggal, para ahli warisnya sudah ribut memperebutkan harta warisan. Teman-teman yang ketika ia masih hidup begitu akrab dan sayang, bisa jadi adalah orang-orang yang paling keras menginjak-injak tanah kuburannya. Usai dari pemakaman, mereka pun kembali mengurus kehidupan masing-masing.
Istri pertama, sekaligus istri paling setia (baik dalam cerita tadi maupun secara umum di dunia nyata), adalah jiwa kita. Jujur saja, kita menghabiskan waktu paling sedikit untuk mengurus jiwa kita. Dalam kehidupan, sadar atau tidak, kita lebih sering menghabiskan waktu, tenaga, pikiran dan energi kita untuk mencari tahta dan harta, menghabiskan harta untuk mengurus jasad kasar maupun memberikan kesenangan bagi orang-orang terdekat kita. Padahal, jiwalah yang selalu bersedia menemani kita dalam suka dan duka.
Pantaslah ketika pak tua sampai pada akhir usianya, ia menemukan sang jiwa dalam keadaan kurus, tampak tua dan penuh keriput. Boleh jadi, karena sepanjang hidupnya, ia hanya menyisakan sedikit perhatian untuk memberi makanan bagi sang jiwa. Badan ia berikan makanan berupa empat sehat lima sempurna. Badan dirawat dengan mandi spa dan operasi plastik.
Jiwa kita, pada dasarnya juga membutuhkan makanan. Berbeda dengan jasad kasar, jiwa membutuhkan makanan yang menyehatkan dalam bentuk amal-amal kebajikan. Orang-orang yang hidup dengan amal kebajikan, adalah orang-orang yang selalu ditemani istri pertama yang sehat, muda, cantik dan bebas keriput.
Pembaca. Ada dua tipe istri pertama dalam kehidupan setiap orang. Istri pertama yang sehat, muda, cantik dan bebas keriput dan istri pertama yang tampak tua, kurus dan penuh keriput. Istri kehidupan macam apa yang anda inginkan?
Tampang Hepi.........
Pola Hidup Sederhana
Sebagai bentuk keprihatinan global financial crisis, para SNIPER waktu ke Cilumpang nggak makan di restoran mewah tapi cukup di tempat makan murah meriah. Inilah bukti bukan janji yang telah dilaksanakan para SNIPER terhadap himbauan pemerintah agar tidak bermewah-mewah di masa banyak saudara-saudara kita yang hidup susah.
SNIPER Happy Family
19 November 2008
The Conclusion-4th Part
(Bagaimana kesimpulan cerita sang Satpam SPBU? Ikuti penuturan Ustadz Yusuf Mansur)
Saudara-saudaraku sekalian.. Cerita ini bukan sekedar cerita tentang Keajaiban Sedekah dan Shalat saja. Tapi soal tauhid. soal keyakinan dan iman seseorang kepada Allah, Tuhannya. Tauhid, keyakinan, dan imannya ini bekerja menggerakkan dia hingga mampu berbuat sesuatu. Tauhid yang menggerakkan! Begitu saya mengistilahkan. Sekuriti ini mengenal Allah. Dan dia baru sedikit mengenal Allah. Tapi lihatlah, ilmu yang sedikit ini dipake sama dia, dan diyakini. Akhirnya? Jadi! Bekerja penuh buat perubahan dirinya, buat perubahan hidupnya.
Subhaanallaah, masya Allah.
Dan seribu kali si sekuriti ini berhasil keluar sebagai pemenang, siapa kemudian yang
mengikuti cerita ini? Kayaknya kawan-kawan sepom bensinnya pun belum tentu ada yang mengikuti jejak suksesnya si sekuriti ini. Barangkali cerita ini akan lebih dikenang sebagai sebuah cerita manis saja. Setelah itu, kembali lagi pada rutinitas dunia. Yah, barangkali tidak semua ditakdirkan menjadi manusia-manusia pembelajar.
Pertanyaan ini juga layak diajukan kepada hadirin yang ada di sini. Apa yang ada di benak Saudara? Biasa sajakah? Atau mau bertanya, siapa sekuriti ini yang dimaksud? Di mana pom bensinnya? Bisakah kita bertemu dengan orang aslinya? Berdoa saja. Sebab kenyataannya juga buat saya tidak gampang menghadirkan testimoni aslinya. Semua orang punya prinsip hidup yang berbeda.
Diantara hadirin saja ada yang insya Allah saya yakin mengalami keajaiban-keajaiban dalam hidup ini. Sebagiannya memilih diam saja, dan sebagiannya lagi memilih menceritakan ini kepada satu dua orang saja, dan hanya orang-orang tertentu saja yang memilih untuk
benar-benar terbuka untuk dicontoh. Dan memang bukan apa-apa, ketika sudah dipublish, memang tidak gampang buat seseorang menempatkan dirinya untuk menjadi contoh.
Yang lebih penting buat kita sekarang ini, bagaimana kemudian kisah ini mengisnpirasikan kita semua untuk kemudian sama-sama mencontoh saja kisah ini. Kita ngebut sengebut2nya menuju Allah. Yang merasa dosanya banyak, sudah, jangan terus-terusan meratapi dosanya. Kejar saja ampunan Allah dengan memperbanyak taubat dan istighfar, lalu mengejarnya dengan amal saleh.
Kepada Allah semua kebenaran dan niat dikembalikan. Salam saya buat keluarga dan kawan-kawan di sekeliling saudara semua. Saya merapihkan tulisan buat bahan dakwah ini di halaman parkir rumah sakit Harapan Kita. Masih di dalam mobil. Sambil menunggu dunia terang. Insya Allah hari ini bayi saya, Muhammad Yusuf al Haafidz akan pulang ke rumah untuk yang pertama kalinya. Terima kasih banyak atas doa-doanya dan perhatiannya.
Mudah-mudahan Allah membalas amal baik saudara semua.
Ini juga tadinya bukan dialog sekuriti ini yang mau saya jadikan contoh. Tapi ya Allah jugalah yang menggerakkan saya.
Semalam, file yang dibuka adalah tentang langkah konkrit untuk berubah. Lalu saya lampirkan kalimat pendahuluan.
Siapa sangka, kalimat pendahuluan ini saja sudah 10 halaman, hampir 11 halaman. Saya pikir, ini saja sudah kepanjangan.
Saya berhutang banyak kepada saudara semua. Di antaranya, saya jadi ikut belajar.
Doakan keluarga kami ya. Saya juga tiada henti mendoakan saudara dan jamaah semua...
Saudara-saudaraku sekalian.. Cerita ini bukan sekedar cerita tentang Keajaiban Sedekah dan Shalat saja. Tapi soal tauhid. soal keyakinan dan iman seseorang kepada Allah, Tuhannya. Tauhid, keyakinan, dan imannya ini bekerja menggerakkan dia hingga mampu berbuat sesuatu. Tauhid yang menggerakkan! Begitu saya mengistilahkan. Sekuriti ini mengenal Allah. Dan dia baru sedikit mengenal Allah. Tapi lihatlah, ilmu yang sedikit ini dipake sama dia, dan diyakini. Akhirnya? Jadi! Bekerja penuh buat perubahan dirinya, buat perubahan hidupnya.
Subhaanallaah, masya Allah.
Dan seribu kali si sekuriti ini berhasil keluar sebagai pemenang, siapa kemudian yang
mengikuti cerita ini? Kayaknya kawan-kawan sepom bensinnya pun belum tentu ada yang mengikuti jejak suksesnya si sekuriti ini. Barangkali cerita ini akan lebih dikenang sebagai sebuah cerita manis saja. Setelah itu, kembali lagi pada rutinitas dunia. Yah, barangkali tidak semua ditakdirkan menjadi manusia-manusia pembelajar.
Pertanyaan ini juga layak diajukan kepada hadirin yang ada di sini. Apa yang ada di benak Saudara? Biasa sajakah? Atau mau bertanya, siapa sekuriti ini yang dimaksud? Di mana pom bensinnya? Bisakah kita bertemu dengan orang aslinya? Berdoa saja. Sebab kenyataannya juga buat saya tidak gampang menghadirkan testimoni aslinya. Semua orang punya prinsip hidup yang berbeda.
Diantara hadirin saja ada yang insya Allah saya yakin mengalami keajaiban-keajaiban dalam hidup ini. Sebagiannya memilih diam saja, dan sebagiannya lagi memilih menceritakan ini kepada satu dua orang saja, dan hanya orang-orang tertentu saja yang memilih untuk
benar-benar terbuka untuk dicontoh. Dan memang bukan apa-apa, ketika sudah dipublish, memang tidak gampang buat seseorang menempatkan dirinya untuk menjadi contoh.
Yang lebih penting buat kita sekarang ini, bagaimana kemudian kisah ini mengisnpirasikan kita semua untuk kemudian sama-sama mencontoh saja kisah ini. Kita ngebut sengebut2nya menuju Allah. Yang merasa dosanya banyak, sudah, jangan terus-terusan meratapi dosanya. Kejar saja ampunan Allah dengan memperbanyak taubat dan istighfar, lalu mengejarnya dengan amal saleh.
Kepada Allah semua kebenaran dan niat dikembalikan. Salam saya buat keluarga dan kawan-kawan di sekeliling saudara semua. Saya merapihkan tulisan buat bahan dakwah ini di halaman parkir rumah sakit Harapan Kita. Masih di dalam mobil. Sambil menunggu dunia terang. Insya Allah hari ini bayi saya, Muhammad Yusuf al Haafidz akan pulang ke rumah untuk yang pertama kalinya. Terima kasih banyak atas doa-doanya dan perhatiannya.
Mudah-mudahan Allah membalas amal baik saudara semua.
Ini juga tadinya bukan dialog sekuriti ini yang mau saya jadikan contoh. Tapi ya Allah jugalah yang menggerakkan saya.
Semalam, file yang dibuka adalah tentang langkah konkrit untuk berubah. Lalu saya lampirkan kalimat pendahuluan.
Siapa sangka, kalimat pendahuluan ini saja sudah 10 halaman, hampir 11 halaman. Saya pikir, ini saja sudah kepanjangan.
Saya berhutang banyak kepada saudara semua. Di antaranya, saya jadi ikut belajar.
Doakan keluarga kami ya. Saya juga tiada henti mendoakan saudara dan jamaah semua...
Sakit Kepala
Pernah ngerasain kepala nyut-nyutan, nyeri, kaya' tertekan benda berat plus kekakuan otot-otot area leher sampe kepala? Gejala itu namanya serangan sakit kepala.
Tapi, bro and sis tau nggak bahwa biar gejalanya sama but sebenernya sakit kepala dibagi jadi 2 kelompok besar.
Bukannya sok ngajarin nich, tapinya sekedar sharing karena nggak enak banget dech rasanya kalo lagi sakit kepala-saking ekstremnya ada koq yang sampe ngejedot-jedotin kepalanya ke tembok or pintu.
Kelompok 1; sakit kepala primer, yaitu sakit kepala tanpa penyebab yang jelas udah gitu nggak nyambung ama penyakit lain.
Sakit kepala primer ini dibagi lagi jadi 3 tipe, yaitu Tipe Tension, Tipe Migrain and Tipe Cluster.
Sakit kepala primer tipe tension diakibatkan gangguan otot-otot ama jaringan ikat di sekitar kepala and leher. Nach....gangguan pada otot-otot itu nimbulin nyeri dengan istilah ilmiahnya contraction pain. Sakit kepala tipe tension ini dikaitin ama faktor STRESS.
Jadi kalo bro and sis pernah ngerasain kepala seperti ditekan and diikat (tidak berdenyut), ato lokasi sakitnya dari belakang kepala ampe dahi, ato kepala rasanya nggak enak banget waktu flu atawa sakit gigi, ato otot rasanya tegang banget abis duduk lama di depan komputer, ato tidur dengan posisi salah; diduga kuat bro and sis dihantam sakit kepala primer tipe tension.
Sedangkan sakit kepala primer tipe migrain munculnya rasa sakit berasal dari syaraf otak and berkaitan ama perubahan pada otak. Omongan ilmiahnya gini lho, terjadinya migrain berhubungan dengan penyempitan pembuluh darah sehingga terjadi pengurangan suplai oksigen ke otak. Penyempitan itu terjadi karena adanya faktor pemicu seperti perubahan hormon, perubahan temperatur yang mendadak, faktor psikis, makanan atau obat yang merangsang.
Kalo bro and sis ngerasain nyeri derajat sedang ato berat pada satu sisi kepala, diperparah aktifitas fisik, sensitif ama cahaya, mual tanpa ato dengan muntah; berarti rasa nggak enak itu gejala sakit kepala primer tipe migrain.
Nach....kalo sakit kepala primer tipe cluster itu jenis yang nggak umum, tapi paling parah. Mekanisme terjadinya masih diperdebatkan.
Biarin aja dech orang-orang pinter itu pada debat, yang penting kalo bro and sis pernah ngerasain nyeri yang jauh lebih hebat dari tipe tension, gelisah ato meronta-ronta and kadang ngebenturin kepala ke benda keras; itulah gejala sakit kepala primer tipe cluster. Ada juga sich gejala lain yang timbul, contohnya hidung tersumbat sebelah, keluar air mata (bukan karena cengeng), mata kemerahan (bukan karena abis bangun tidur), kelopak mata bengkak (bukan karena abis nangis diputusin pacar), denyut jantung meningkat (bukan karena abis nge-gym ato diomelin calon mertua).
Kelompok 2; sakit kepala sekunder, yaitu sakit kepala yang disebabkan penyakit lain, misalnya sakit kepala akibat sinus, tumor atau infeksi otak.
Menurut dr Yuda Taruna-spesialis saraf R.S. PIK, beberapa ciri sakit kepala yang perlu diwaspadai yaitu jika :
*) Sakit kepala berlangsung lama dan intensitasnya dari waktu ke waktu semakin berat.
*) Sakit kepala akut (terjadi mendadak) dengan nyeri yang hebat.
*) Disertai gejala klinis neurologis, misalnya lemah sebelah badan, kesemutan, penglihatan berbayang / kabur, menurunnya kemampuan berjalan / bergerak.
*) Disertai gangguan perilaku / kebiasaan, misalnya menjadi tidak sopan, pelupa, dan sering berhalusinasi.
Masih menurus pak dokter Yuda, stress merupakan salah satu penyebab sakit kepala jenis primer maupun sekunder.
Aduh....berenti ach ngetik and ngomongin sakit kepala, jadi sakit kepala beneran nich. Buat bro and sis yang suka sakit kepala waktu tengah bulan, itu sich nggak masuk kategori sakit kepala primer ato sekunder, tapi karena bokek alias tongpes alias kantong kering aja.........
Tapi, bro and sis tau nggak bahwa biar gejalanya sama but sebenernya sakit kepala dibagi jadi 2 kelompok besar.
Bukannya sok ngajarin nich, tapinya sekedar sharing karena nggak enak banget dech rasanya kalo lagi sakit kepala-saking ekstremnya ada koq yang sampe ngejedot-jedotin kepalanya ke tembok or pintu.
Kelompok 1; sakit kepala primer, yaitu sakit kepala tanpa penyebab yang jelas udah gitu nggak nyambung ama penyakit lain.
Sakit kepala primer ini dibagi lagi jadi 3 tipe, yaitu Tipe Tension, Tipe Migrain and Tipe Cluster.
Sakit kepala primer tipe tension diakibatkan gangguan otot-otot ama jaringan ikat di sekitar kepala and leher. Nach....gangguan pada otot-otot itu nimbulin nyeri dengan istilah ilmiahnya contraction pain. Sakit kepala tipe tension ini dikaitin ama faktor STRESS.
Jadi kalo bro and sis pernah ngerasain kepala seperti ditekan and diikat (tidak berdenyut), ato lokasi sakitnya dari belakang kepala ampe dahi, ato kepala rasanya nggak enak banget waktu flu atawa sakit gigi, ato otot rasanya tegang banget abis duduk lama di depan komputer, ato tidur dengan posisi salah; diduga kuat bro and sis dihantam sakit kepala primer tipe tension.
Sedangkan sakit kepala primer tipe migrain munculnya rasa sakit berasal dari syaraf otak and berkaitan ama perubahan pada otak. Omongan ilmiahnya gini lho, terjadinya migrain berhubungan dengan penyempitan pembuluh darah sehingga terjadi pengurangan suplai oksigen ke otak. Penyempitan itu terjadi karena adanya faktor pemicu seperti perubahan hormon, perubahan temperatur yang mendadak, faktor psikis, makanan atau obat yang merangsang.
Kalo bro and sis ngerasain nyeri derajat sedang ato berat pada satu sisi kepala, diperparah aktifitas fisik, sensitif ama cahaya, mual tanpa ato dengan muntah; berarti rasa nggak enak itu gejala sakit kepala primer tipe migrain.
Nach....kalo sakit kepala primer tipe cluster itu jenis yang nggak umum, tapi paling parah. Mekanisme terjadinya masih diperdebatkan.
Biarin aja dech orang-orang pinter itu pada debat, yang penting kalo bro and sis pernah ngerasain nyeri yang jauh lebih hebat dari tipe tension, gelisah ato meronta-ronta and kadang ngebenturin kepala ke benda keras; itulah gejala sakit kepala primer tipe cluster. Ada juga sich gejala lain yang timbul, contohnya hidung tersumbat sebelah, keluar air mata (bukan karena cengeng), mata kemerahan (bukan karena abis bangun tidur), kelopak mata bengkak (bukan karena abis nangis diputusin pacar), denyut jantung meningkat (bukan karena abis nge-gym ato diomelin calon mertua).
Kelompok 2; sakit kepala sekunder, yaitu sakit kepala yang disebabkan penyakit lain, misalnya sakit kepala akibat sinus, tumor atau infeksi otak.
Menurut dr Yuda Taruna-spesialis saraf R.S. PIK, beberapa ciri sakit kepala yang perlu diwaspadai yaitu jika :
*) Sakit kepala berlangsung lama dan intensitasnya dari waktu ke waktu semakin berat.
*) Sakit kepala akut (terjadi mendadak) dengan nyeri yang hebat.
*) Disertai gejala klinis neurologis, misalnya lemah sebelah badan, kesemutan, penglihatan berbayang / kabur, menurunnya kemampuan berjalan / bergerak.
*) Disertai gangguan perilaku / kebiasaan, misalnya menjadi tidak sopan, pelupa, dan sering berhalusinasi.
Masih menurus pak dokter Yuda, stress merupakan salah satu penyebab sakit kepala jenis primer maupun sekunder.
Aduh....berenti ach ngetik and ngomongin sakit kepala, jadi sakit kepala beneran nich. Buat bro and sis yang suka sakit kepala waktu tengah bulan, itu sich nggak masuk kategori sakit kepala primer ato sekunder, tapi karena bokek alias tongpes alias kantong kering aja.........
Langganan:
Postingan (Atom)
Berbisnis Santun ala SNIPER Club
Review growurl.com
Bingung mau kirim iklan via online?
Bingung cari agen iklan online?
Bingung dengan biaya iklan?
Tidak usah kuatir, ada growurl.com.
Situs itu luar biasa banget ngebantu memecahkan kebingungan bro and sis.
Masuk aja ke http://growurl.com, terus register dengan data yang bener. Selesai dech.
Dengan sekali klik "submit" aja, sebuah iklan langsung terkirim ke lebih dari 120 layanan iklan. Sudah gitu gratis lagi, bro and sis nggak perlu ngeluarin duit seperakpun.
Hebat khan? Simpel, cepet and yang utama grateeeeeeeessss.
Terimakasih growurl.......
Bingung cari agen iklan online?
Bingung dengan biaya iklan?
Tidak usah kuatir, ada growurl.com.
Situs itu luar biasa banget ngebantu memecahkan kebingungan bro and sis.
Masuk aja ke http://growurl.com, terus register dengan data yang bener. Selesai dech.
Dengan sekali klik "submit" aja, sebuah iklan langsung terkirim ke lebih dari 120 layanan iklan. Sudah gitu gratis lagi, bro and sis nggak perlu ngeluarin duit seperakpun.
Hebat khan? Simpel, cepet and yang utama grateeeeeeeessss.
Terimakasih growurl.......